Senin, 27 Agustus 2018

Cara Mandi Dengan Air Ruqyah


Mandi dengan air Ruqya adalah cara yang sangat efektif insya Allah untuk melemahkan efek Sihr dan gangguan jin . Mandi dengan air Ruqyah ini harus menjadi bagian penting dari perawatan Anda dalam ganguan jin dan sihir. Anda harus memotivasi diri sendiri dan berusaha untuk mandi dengan air Ruqyah, tidak ada orang lain yang dapat memaksa Anda melakukannya, jadi terserah Anda untuk mendorong diri sendiri dan membangun tekad dan kemauan Anda. Dari pengalaman, kami dapat memberi tahu Anda bahwa mandi dengan air ruqyah ini SANGAT berharga dan pasti sepadan dengan waktu dan usaha dan doa anda.

Ingat, semua obat dan penyembuhan berasal dari Allah. Jadi, berdoalah meminta Dia untuk menyembuhkan Anda melalui Mandi dengan air Ruqyah dan membuat doa secara istiqomah .

Ini adalah video di mana seorang saudari dengan ramah mengunggah sebuah video yang menjelaskan cara membuat air Ruqya .

Ada beberapa cara berbeda untuk membuat mandi terapi air Ruqyah, Bahan-bahan di bawah ini dapat bervariasi dari yang disebutkan dalam video di atas, Anda dapat memilih untuk melakukan keduanya, apabila tidak ada cari yang mudah bahan yang di cari.

Bahan:

1 Sendok Makan bubuk Bidara / 7 daun Bidara
3 Sendok makan cuka sari apel klo ada
1 Sendok Garam himalaya yang kasar
3 Bunga mawar klo ada
Air bersih Secukupnya

Cari bahan yang ada saja ....?

metode

Semua bahan yang Anda miliki harus dibacakan atau di Ruqyah , Anda dapat membacakan bahan-bahan secara individual dalam botol mereka sendiri atau Anda dapat memasukkan bahan-bahan ke dalam mangkuk dan membacakan bahan campuran. Lebih baik jika Anda dapat melafalkannya setiap kali ketika Anda memasukkan bahan ke dalam mangkuk karena meruqyah lebih efektif.

Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk. Bacalah yang berikut:

Surat Al Fatihah x 7
Surat Al Baqarah, ayah 1-5
Surat Al Baqarah ayah 102 x 7
Surat Al Baqarah ayahs 255-257
Surat Al Baqarah ayah 284-287
Surah Al A'raf, 117 - 122
Surah Taha, 65-69
Surat Al Yunus, 79-82
Al-Ikhlas
Al-Falaq
An-Naas

Tiup ke dalam mangkuk - jika Anda bisa, ada baiknya jika Anda bisa mendapatkan ludah ke dalam mangkuk ketika Anda meniup, coba dengan 'membasahi' . Kalau tidak, hanya meniupnya saja sudah cukup Minumlah sedikit cuka sari apel dan pijatkan ke kepala Anda, cukup untuk menutupi kulit kepala / rambut Anda. Isi bak mandi Anda dengan air hangat dari keran seperti yang Anda lakukan jika Anda mandi secara normal. Tuang isi mangkuk / bahan ke dalam bak mandi.Duduk di bak mandi selama 20 menit dan tenggelamkan diri sebanyak yang Anda bisa di dalam air. Setelah beberapa waktu, 7 menit, Ambil mangkuk dan tuangkan air ke atas kepala Anda setidaknya tiga kali atau sebanyak mungkin. Ini akan membersihkan cuka sari dari rambut Anda.

Pastikan Anda melanjutkan kebiasaan sehari-hari Anda seperti berdoa tepat waktu dan melakukan dzikir  pagi dan sore dan dzikir sebelum Anda tidur.

NASIHAT

Anda mungkin ragu untuk masuk ke kamar mandi - ini adalah shaytaan melakukan yang terbaik untuk menaruh keraguan dalam pikiran Anda dan melarang Anda melakukan mandi karena, atas kehendak Allah, itu akan melemahkan dan menyakiti mereka. Jika Anda merasa ragu atau ragu, katakan 'Bismillah' dan pergilah. Jangan berpikir tentang itu, lakukan saja dan lakukanlah, insyaAllah

Ada kemungkinan bahwa Anda mungkin merasa seperti Anda kesakitan dan bahwa mandi menyebabkan Anda kesakitan. Ini sebenarnya adalah tanda BAIK karena ini adalah penyembuhan tubuh Anda insya Allah. Jika Anda tidak merasakan sakit atau apa pun, ini juga pertanda baik, lanjutkan dengan Ruqyah mandiri.

Darimana kita mendapatkan 'Pemandian Ruqya' ini ??

Pemandian telah diresepkan oleh beberapa ahli di lapangan yang secara ketat berlatih sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah otentik. Bahan-bahan yang digunakan di kamar mandi dikenal akan menjadi menjijikkan bagi shayateen (jin yang berbahaya) dan melemahkan dan melukai mereka. Selanjutnya, kami telah membacakan lebih dari bahan + air dan menggunakan mereka untuk menyampaikan pembacaan ayat-ayat yang telah kita baca dengan niat tulus bahwa kita meminta Allah (kemuliaan bagi-Nya) untuk menyembuhkan kita melalui pembacaan dan pemandian. Kita harus jernih bahwa bahan-bahan ini tidak berdaya, Allah SWT adalah sumber dari semua kekuatan dan obat dan kita meminta Dia sendiri untuk menyembuhkan kita. Silakan lihat catatan kaki di bawah ini.

Sumber Aturan dan Etika Ruqyah & Herbal Ruqyah Indonesia .

Tersedia
Herbal Bubuk Bidara 1kg Rp 155.000
Herbal Bubuk Bidara 1/2kg Rp 90.000
Herbal Bubuk Bidara 200grm Rp.50.000
Garam Himalaya kasar 250grm Rp 55.000
Hub WA 085336441703

Sabtu, 10 Februari 2018

AIR HUJAN UNTUK WANITA SULIT HAMIL

AIR HUJAN UNTUK WANITA SULIT HAMIL



Wanita Yang  Sulit Hamil dan Yang Sedang Stress Insya Allah ....!
Manfaat dan keberkahan air hujan? Pernahkah anda hujan-hujanan? Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat? Silahkan dan praktekkanlah!! Insya Allah bermanfaat!!

Cobalah tampung air hujan, diamkan sebentar kemudian masukan ke dalam plastik bening. Setelah itu masukan ke dalam freezer kulkas. Beberapa jam setelah beku, lihatlah !! Ada banyak kristal-kristal indah di dalamnya. Mengapa? Ini menandakan air hujan adalah air yang sehat kaya oksigen.

Ternyata main hujan-hujanan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan meminum air hujan menyempurnakannya. Air hujan juga ternyata bisa dijadikan sebagai bahan terapi untuk menghilangkan stress dan meningkatkan kesuburan kandungan, dan ini sudah banyak dipraktekkan oleh banyak wanita yang mendambakan kehamilan. Bagaimana caranya? Sebelumnya kita ketahui dahulu manfaat lain yang bisa diambil dari air hujan, diantaranya:

AIR HUJAN UNTUK WANITA SULIT HAMIL

1. Menyehatkan dan membuat rambut bersinar

Dilansir dari Water Rhapsody, orang-orang Barat zaman dahulu percaya bahwa mencuci rambut dengan air hujan dapat membuat rambut jauh lebih sehat dan bersinar dan sains mampu menjelaskan ini. Dikutip dari Rainwater Connection, air yang turun dari langit ini memiliki kadar kenetralan PH yang hampir sempurna, bebas garam, dan bebas mineral yang buruk bagi rambut. Kalau difilter dengan rapi, air hujan menjadi materi paling netral yang dapat Anda gunakan untuk mencuci rambut.

2. Air hujan mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida )

Air hujan juga mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). H2O2 dapat dijadikan holistic healing atau “terapi pengobatan”.  Ternyata sampai sekarang produk H2O2 yang ada di Indonesia masih impor. Padahal di dalam air hujan ada kandungan H2O2 ini ( bersifat anorganik )

3.  Air Hujan mengandung unsur Nitrogen

Nitrogen merupakan faktor utama dalam penciptaan protein penting untuk penciptaan materi genetik dalam tubuh manusia. Nitrogen diperlukan untuk semua bentuk kehidupan.
Meminum air hujan memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan nitrogen, mendorong sintesis protein dan penciptaan senyawa dan asam amino yang mempengaruhi pertumbuhan, hormon, fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh.

4.  Menghilangkan bau amis.

Kalau kita habis makan ikan atau daging, terkadang bau amis pada telapak tangan sulit untuk hilang walaupun kita cuci tangan pakai sabun. Nah salah satu manfaat air hujan adalah dapat menghilangkan bau amis. Coba dan buktikan cuci tangan pakai air hujan, pasti bau amis pada jari tangan kita akan hilang meskipun tanpa menggunakan sabun

5.  Menghilangkan toksin ( racun ) pada tubuh.

Larutkan garam pada air hujan segar, lalu rendamlah telapak kaki kita selama ± 15 menit. Lakukan secara rutin setiap kali turun hujan. Usahakan air hujan murni yang digunakan.

Ternyata aktifitas hujan-hujanan bisa juga untuk terapi stress baik bagi wanita maupun pria. Pola dasarnya adalah pengejutan system syaraf yang terletak dibawah jaringan kulit. Kalau kita hujan-hujanan selama 10 menit saja, maka ribuan butir air hujan akan memukul kita. Pukulan air hujan tersebut dapat mengejutkan ribuan system syaraf yang tersebar di seluruh tubuh. Berdiri atau duduklah di alam terbuka sambil terus merasakan butiran-butiran air hujan menyentuh kulit, berdoalah untuk ketenangan bathin. Rasakan kesegaran jiwa maupun raga setelah hujan-hujanan, lebih fress dan menenangkan.

Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan

Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)
Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.
Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Allah Ta'ala Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan.

ﺭَﺏِّ ﻫَﺐْ ﻟِﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ

“ Robbi hablii minash shoolihiin”

[Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]” . (QS. Ash Shaffaat: 100).

ﺭَﺏِّ ﻫَﺐْ ﻟِﻲ ﻣِﻦْ ﻟَﺪُﻧْﻚَ ﺫُﺭِّﻳَّﺔً ﻃَﻴِّﺒَﺔً ﺇِﻧَّﻚَ ﺳَﻤِﻴﻊُ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ

“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa’”

[Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa] (QS. Ali Imron: 38).

ﺭَﺏِّ ﺃَﻭْﺯِﻋْﻨِﻲ ﺃَﻥْ ﺃَﺷْﻜُﺮَ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻚَ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺃَﻧْﻌَﻤْﺖَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﻭَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﺃَﻥْ ﺃَﻋْﻤَﻞَ ﺻَﺎﻟِﺤًﺎ ﺗَﺮْﺿَﺎﻩُ ﻭَﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻟِﻲ ﻓِﻲ ﺫُﺭِّﻳَّﺘِﻲ ﺇِﻧِّﻲ ﺗُﺒْﺖُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻧِّﻲ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ

“Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin”

[Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri ] (QS. Al Ahqof: 15).

Untuk suami di tambah doa ini
______________________________

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

“ Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa”

[Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa] . (QS. Al Furqon: 74)
_______________________________

Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan.
Lakukan teknik ini sampai hujan berhenti atau anda sudah merasa kedinginan.

Dalam pemanfaatan sehari-hari, dapat juga di pindahkan air hujan tersebut ke dalam tempat air, botol atau gelas. Agar menjadi lebih bersih dan lebih berkhasiat bisa endapkan selama 24 jam. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian air paling atas dan sisa airnya dibuang. Boleh langsung digunakan untuk mandi dan minum tanpa direbus atau bisa direbus sampai mendidih (seperti memasak air minum). Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan manfaatnya untuk tubuh anda.

Mengapa air hujan bermanfaat dan baik kesehatan? Karena manusia adalah makhluk yang organik, kita tercipta dari tanah kemudian tanah itu akan subur dengan hujan. Jadi sekali lagi ditegaskan, dianjurkan kepada kaum wanita yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan. Selain itu, saat hujan kita sebaiknya memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena disaat hujan turun adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Mumpung masih musim hujan ayo hujan-hujanan. Silakan bagikan ke teman, semoga bermanfaat.

Barakallahufiikum

https://plus.google.com/103123038939731588899/posts/QpGcpX1o5WV

Sabtu, 18 Maret 2017

SAKIT DAN MUSIBAH PENGHAPUS DOSA

SAKIT DAN MUSIBAH ADALAH PENGHAPUS DOSA BAGI SEORANG MUSLIM

Dalam kehidupan sehari hari Allah selalu merahmati kita semua telah menjadi ketetapan dari Allah Azza wa Jalla bahwa setiap manusia pasti pernah mengalami sakit dan musibah selama hidupnya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :


“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Dalam menyikapi sakit dan musibah tersebut, berikut ini ada beberapa prinsip yang harus menjadi pegangan seorang muslim :

1. Sakit dan Musibah adalah Takdir Allah Azza wa Jalla.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”. (QS. Al-Hadid : 22).

“Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang melainkan dengan izin Allah” (QS. At-Taghaabun : 11).

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan semua takdir seluruh makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi”. (HR. Muslim no. 2653).

2. Sakit dan Musibah Adalah Penghapus Dosa.
Ini adalah hikmah terpenting sebab diturunkannya sakit dan musibah. Dan hikmah ini sayangnya tidak banyak diketahui oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Acapkali kita mendengar manusia ketika ditimpa sakit dan musibah malah mencaci maki, berkeluh kesah, bahkan yang lebih parah meratapi nasib dan berburuk sangka dengan takdir Allah. Nauzubillah, kita berlindung kepada Allah dari perbuatan semacam itu. Padahal apabila mereka mengetahui hikmah dibalik semua itu, maka –insya Allah– sakit dan musibah terasa ringan disebabkan banyaknya rahmat dan kasih sayang dari Allah Ta’ala.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, bersabda:
“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.
(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

“Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).

“Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”.
(HR. Al-Hakim I/348, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami’is Shoghir no.1870).

“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”. (HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).

“Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”. (HR. Muslim no. 2575).

3. Wajib Bersabar dan Ridho Apabila Ditimpa Sakit dan Musibah.
Apabila sakit dan musibah telah menimpa, maka seorang mukmin haruslah sabar dan ridho terhadap takdir Allah Azza wa Jalla, dan harapkanlah pahala serta dihapuskannya dosa-dosanya sebagai ganjaran dari musibah yang menimpanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

Dalam beberapa hadis Qudsi Allah Azza wa Jalla berfirman :
“Wahai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keridhoan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meridhoi pahalamu melainkan surga”.
(HR. Ibnu Majah no.1597, dihasankan oleh Syeikh Albani dalam Shohih Ibnu Majah : I/266).

“Tidaklah ada suatu balasan (yang lebih pantas) di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya dari penduduk dunia kemudian ia bersabar atas kehilangan orang kesayangannya itu melainkan surga”. (HR. Bukhari).

“Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung berfirman : ‘Jika Aku menguji hamba-Ku dengan dua hal yang dicintainya (yakni menjadikan seorang hamba kehilangan dua penglihatannya/buta) lalu ia bersabar maka Aku akan menggantikan keduanya dengan surga”. (HR. Bukhari).

Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah menyukai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho maka baginya keridhoan, dan barangsiapa yang murka maka baginya kemurkaan”. (HR. Tirmidzi no. 2396, Ibnu Majah no. 4031, dihasankan Syeikh Albani dalam Shohih Sunan Tirmidzi II/286).

Hikmah lainnya dari sakit dan musibah adalah menyadarkan seorang hamba yang tadinya lalai dan jauh dari mengingat Allah -karena tertipu oleh kesehatan badan dan sibuk mengurus harta- untuk kembali mengingat Robb-nya. Karena jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah barulah ia merasakan kehinaan, kelemahan, teringat akan dosa-dosa, dan ketidakmampuannya di hadapan Allah Ta’ala, sehingga ia kembali kepada Allah dengan penyesalan, kepasrahan, memohon ampunan dan berdoa kepada-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan supaya mereka bermohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri”. (QS. Al-An’aam : 42).


Jazakallahu khairan

Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco


Sabtu, 14 Januari 2017

IKHTIYAR UNTUK SELALU SEHAT

IKHTIYAR UNTUK SELALU SEHAT

Sebuah kisah yang bisa menjadi renungan bagi kita semua terutama bagi seorang muslim. Ketika dihadapkan pada cobaan yang menyangkut kesehatan, setiap muslim pasti memiliki respon yang berbeda.

Ada seorang dokter membuka klinik kesehatan di Tanah Suci (Makkah Mukarramah). Selama 6 bulan praktek, tidak ada seorang pasienpun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit? Akhirnya beliau temukan jawabannya, dari salah seorang muslim di sana. Dan, jawaban ini menarik untuk direnungkan bagi kita seorang muslim.
Respon yang berbeda ketika jatuh sakit.

Ikhtiar Pertama
Bila kami sakit, ikhtiar pertama yang kami lakukan adalah shalat dua rakaat, dan memohon kesehatan kepada Allah. In syaa Allaah sembuh dengan ijin dan kasih sayangNya.
Kalau belum sembuh, kami melakukan ikhtiar kedua.

Ikhtiar Kedua
Yaitu baca Al Fatihah atau surat-surat lain, ditiupkan pada air putih dan diminum. Dan alhamdulillaah kami menjadi sehat kembali. Inilah Ruqyah untuk diri sendiri. Akan tetapi, kalau belum sehat juga, kami lakukan ikhtiar yang ketiga.

Ikhtiar Ketiga
Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan, dan dijadikan jalan penyembuh sakit kami. In syaa Allah akan sembuh. Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yang keempat.

Ikhtiar Keempat
Yaitu banyak-banyak membaca istighfar, untuk bertaubat. Sebab, Nabi ﺻﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ memberitahukan kami, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa-dosa. Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yang kelima.

Ikhtiar Kelima
Yaitu minum madu dan habbatussauda’. Jika belum sembuh juga kesehatan kami dari penyakit, maka dilanjutkan ke ikhtiar keenam.

Ikhtiar Keenam
Ikhtiyar yang keenam yaitu dengan mengkonsumsi makanan herbal, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain, seperti disebut dalam Al Qur’an. Dan Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah. Jika belum sembuh, baru kami ikhtiar ketujuh.

Ikhtiar Ketujuh
Ini yang kami lakukan jika keenam ikhtiar sebelumnya, Allah belum mengizinkan kesehatan kami kembali normal yaitu pergi ke dokter muslim yang shalih. In syaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah SWT. Aamiin..

Wallaahu a’lam..

Kalau di Negara Berkembang, ketika kita sakit :
1. Googling di internet gejala sakit apa ya kira2.
2. Beli obat di apotik, bila sakit berlanjut
3. Datang ke dokter dan minta obat. Kalau belum sembuh juga,
4. Pindah ke dokter lain, dokternya nggak cocok, belum sembuh lagi,
5. Cari informasi temen-temen, obat herbal atau pengobatan alternatif, bila makin parah.
6. Konsultasi ke ustad, kira-kira selama di dunia dosa apa, dan amalan-amalan apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan sakit.

Selanjutnya baru bertaubat kepada Allah atas segala dosa dan khilaf dan berdoa kepada Allah memohon kesembuhan.
Itu pada umumnya yaa…..

Nah dari cerita dokter di Mekkah tersebut, kita seharusnya bisa mengambil pelajaran dan bisa mencontoh penduduk di sana, bagaimana sikap kita sebagai seorang muslim ketika dihadapkan pada kondisi sakit. Seorang muslim hendaknya menyandarkan segala kondisinya hanya kepada Allah Ta’ala. Sehingga ketika sakitpun, ikhtiar utama (mayoritas) yang kita lakukan adalah mendekatkan diri pada Allah melalui shalat, taubat, istighfar, dan do’a. Barulah kemudian ikhtiar yang sifatnya secara ‘materi’.

Semoga saudaraku yang kini tengah sakit, segera diberi kesembuhan dan kesehatan oleh Allah Ta’ala, semoga menjadi penggugur dosa-dosanya. Aamiin.

Doa sakit yang diajarkan Rasulullah:

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَاسَ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Ya Alloh, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah As-Syafi (Sang Penyembuh), tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit. (HR. Bukhari 5675 dan Muslim 2191).

Sumber:
www.facebook.com
Group Roqi dan penyembuhan Thibunnabawi.

Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco